😇 Shalom to all
Firman Allah hari ini:
“Yesus berkata kepada pengikut-pengikut-Nya, “Seandainya seorang dari antara kalian pergi ke rumah kawannya pada tengah malam, dan berkata, ‘Kawan, pinjamkanlah roti tiga buah, sebab kawanku yang sedang dalam perjalanan, baru saja singgah di rumah dan aku tidak punya makanan untuk dia!’ Seandainya kawan yang kaudatangi itu menjawab begini, dari dalam rumahnya, ‘Jangan menyusahkan aku! Pintu sudah terkunci dan aku dengan anak-anakku sudah tidur. Aku tidak dapat bangun dan memberi apa-apa kepadamu.’ ” “Lalu bagaimana?” kata Yesus selanjutnya. “Aku katakan, ya! Meskipun engkau adalah kawannya, ia tidak akan mau bangun dan memberikan sesuatu kepadamu. Tetapi justru karena engkau TIDAK MERASA MALU UNTUK MINTA KEPADANYA TERUS-MENERUS, maka ia akan bangun juga dan memberikan kepadamu apa yang engkau perlukan.”
(Lukas 11:5-8 BIMK)
Paragraf dalam Injil Lukas 11:1-13 adalah pengajaran Yesus tentang doa, dan Yesus memberikan satu perumpamaan untuk penerapan doa: Seseorang yang membangunkan tetangganya di tengah malam dan meminta roti ditolak oleh tetangganya. Inti cerita ini terletak pada satu kata bhs Yunani dalam perumpamaan itu yang diterjemahkan: “tidak merasa malu untuk minta terus menerus.”
Keindahan doa orang ini adalah bahwa ia berdoa dengan “keberanian yang tak malu” (atau “kegigihan memohon terus menerus”).
Kemudian segera setelah perumpamaan tersebut, Yesus berkata:
““Karena itu Aku berkata kepadamu: Teruslah meminta kepada Allah, maka kamu akan menerimanya. Teruslah mencari, maka kamu akan menemukannya. Teruslah mengetuk, maka pintu akan dibukakan bagimu. Karena setiap orang yang meminta dengan tekun akan menerima apa yang dia minta. Setiap orang yang mencari dengan tekun akan mendapatkan apa yang dia cari. Dan setiap orang yang terus mengetuk, maka pintu akan dibukakan baginya.”
(Lukas 11:9-10 TSI)
Doa orang ini adalah contoh tentang berdoa: TERUSLAH MEMINTA, TERUSLAH MENCARI, TERUSLAH MENGETUK.
Kita bukan bersikap kurangajar kepada Tuhan ketika kita berdoa dengan berani memohon terus, tidak malu-malu dan tidak menyerah. Itulah instruksi Yesus dalam doa. Karena Tuhan senang ketika kita mau percaya kepada-Nya untuk berbicara kepada-Nya tentang apa pun dan dalam segala hal; Dia tidak tersinggung oleh doa kita yang “tidak merasa malu untuk minta kepadanya terus-menerus, dengan tekun dan gigih dan berani”. Allah berkenan menguji iman kita dengan mendorong kita untuk terus memohon dalam doa.
Ya Tuhan Allah kami yang baik, tolonglah dan kuatlah saya agar tidak putus asa dalam doa-doaku. Aku akan terus meminta kepada-Mu, terus mencari, terus mengetuk dalam doa-doaku. Amin.
Bless you
ps caleblusi
=============
😇 Shalom to all.
God’s word today:
“Then Jesus said to them, “Suppose you have a friend, and you go to him at midnight and say, ‘Friend, lend me three loaves of bread; a friend of mine on a journey has come to me, and I have no food to offer him.’ And suppose the one inside answers, ‘Don’t bother me. The door is already locked, and my children and I are in bed. I can’t get up and give you anything.’ I tell you, even though he will not get up and give you the bread because of friendship, YET BECAUSE OF your SHAMELESS AUDACITY he will surely get up and give you as much as you need.”
(Luke 11:5-8 NIV)
The paragraph in the gospel of Luke 11: 1-13 is the teaching of Jesus about prayer, and Jesus gives a parable for the application of prayer: A person who woke his neighbor at midnight and asked for bread was put off by his neighbor. The key to the story is the one Greek word translated accurately by two English words—“shameless audacity.” The beauty of this person’s prayer is that he prayed with “shameless audacity” (or “persistence and boldness”).
Then immediately after the parable, Jesus said: “Keep on asking and it will be given to you; keep on seeking and you will find; keep on knocking and the door will be opened to you.” (Luke 11:9-10).
This person’s prayer modeled the lesson of prayer: KEEP ON ASKING, KEEP ON SEEKING, . KEEP ON KNOCKING.
We are not being rude to God when we pray boldly, not be timid and not give up. It is Jesus’ instruction in prayer. For God loves it when we trust Him enough to talk to Him about anything and in everything; He isn’t offended by our prayer with “shameless audacity, persistence, boldness”. He loves to stretch our faith by encouraging us to continue in prayer.
Dear God, help me not be discourage in my prayer. I will keep on asking You, keep on seeking, keep on knocking in my prayer. Amen.
Bless you
ps caleblusi


Leave a Reply